Kamis, 16 November 2023

Cara Kerja Dari Radiator (Bagaimana Radiator Menyedot Coolant Yang Ada Di Recervoir Tank/Tangki Cadangan).

 





Radiator


Radiator merupakan salah satu komponen dari sistem pendingin pada engine. Radiator memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan dan juga tempat pendinginan dari cairan pendingin yaitu coolant. Tujuan dari mendinginkan cairan coolant yaitu untuk menjaga suhu kerja dari engine/mesin, jika engine/mesin terlalu panas atau terlalu dingin maka engine/mesin tidak akan bekerja secara maksimal dan juga bisa menyebabkan engine/mesin low power atau kekurangan tenaga.


Cara pendinginan coolant di radiator dengan cara, cairan coolant yang telah melawati valve/katup pada thermostat yang selanjutnya cairan coolant akan menuju radiator melalui hose/jalur return dari radiator. Kemudian di radiator cairan coolant tersebut akan melalui jalur pipa yang ada diradiator secara zig – zag mengikuti alur pipa tersebut, yang dibarengi dengan hembusan udara yang dihasilkan oleh kipas pendingin. Suhu dari cairan coolant yang sudah berkurang selanjutnya akan dihisap oleh pompa yang kemudian akan disalurkan menuju water jaket pada engine/mesin.


Terus bagaimana dengan takanan yang dihasilkan oleh coolant. Memang betul meningkatnya suhu pada cairan coolant juga dapat meningkatkan tekanan pada sistem tersebut. Nah, disinilah fungsi dari tutup radiator, yang berfungsi menjaga tekanan maksimal yang diperbolehkan untuk menjaga suhu pada sistem tetap stabil.


Pada tutup radiator terdapat komponen yang bernama pressure valve dan vacuum valve. Pressure valve berfungsi membuang uap bertekanan yang berlebih dari radiator menuju recervoir tank/tangki cadangan, uap dari cairan coolant yang lebih berat akan jatuh ke recervoir tank/tangki cadangan, sedangkan uap dari cairan coolant yang lebih ringan akan menuju atmosfer/udara bebas. Dan sebaliknya vacuum valve akan berfungsi menyedot cairan coolant yang ada di recervoir tank/tangki cadangan menuju radiator untuk mengisi radiator. Yang menjadi pertanyaanya, bagaimana cara kerja dari kedua valve/katup tersebut.










Yang pertama pressure valve, Ketika suhu dari engine/mesin sudah mencapai suhu kerja yang rata – rata suhu kerja engine/mesin pada umumnya antara 80°C - 95°C. maka thermostat mulai bekerja yang kemudian menyalirkan cairan coolant dari water jaket(lubang yang ada pada engine/mesin)  menuju radiator, karena posisi kembalinya coolant  berada diatas radiator, maka cairan dan uap dari coolant dengan tekanan yang berlebih akan di keluarkan menuju tutup radiator melalui pressure valve  yang kemudian akan menuuju recervoir tank/tangki cadangan.


Yang kedua vacuum valve, vacuum valve ini bekerja Ketika engine/mesin dari dalam kondisi mati dengan engine/mesin meiliki suhu normal atau bersuhu sama dengan udara sekitar, dan mulai bekerja/running. Atau bahasa yang lebih simpelnya adalah awal/pertama kalinya engine/mesin bekerja. Bagaimana vacuum valve itu berkerja?, Ketika engine/mesin yang awalnya beroperasi kemudian dumatikan dan suhu dari engine/mesin tersebut menurun. Maka terjadilah pemadatan molekul udara yang ada didalam radiator sehingga radiator menjadi vakum, hal ini membuat tekanan udara yang ada didalam radiator menjadi lebih kecil dibandingkan dengan udara yang ada atmosfer/udara bebas. Yang menyebabkan cairan  coolant yang ada di recervoir tank/tangki cadangan tersedot menuju radiator melalui vacuum valve.


Bagi yang belum terlalu paham berikut ini contohnya: ketika engine/mesin beroperasi suhu meningkat tentu cairan coolant akan menguap. Nah, uap dari cairan coolant yang bersuhu dan bertekanan tinggi ini di analogikan sebagai batu kerikil yang memiliki celah/jarak satu sama lainnya. Dan ketika engine/mesin dimatikan/tidak beroperasi dengan engine/mesin yang memiliki suhu yang sama dengan suhu udara sekitar yang tentu tekanannya berkurang, maka uap/udara yang ada di dalam radiator dianalogikan batu kerikil yang berubah menjadi pasir.


Mari analogikan lagi yang sebelumnya radiator ketika engine/mesin beroperasi berbentuk batu kerikil dan ketika engine/mesin tidak beroperasi berubah menjadi pasir, ketika berubah menjadi pasir inilah terdapat ruang kosong yang ada didalam radiator, inilah yang disebut kevakuman.


Jika masih belum mengerti silahkan berexperimen sendiri. Caranya ambil air hangat dan kemudian masukan ke dalam botol air mineral, selanjutnya tutup rapat – rapat tutup dari botol tersebut dan letakkan kedalam kulkas lalu amati apa yang terjadi.


 

Comments