Jumat, 08 September 2023

Apa Itu? Arus DC dan Arus AC Berikut Penjelasannya


Pengertian Arus Listrik


Arus listrik merupakan aliran dari muatan listrik yang bergerak dari satu kutub ke kutub lainnya dalam suatu rangkaian tertutup. Arus listrik dapat mengalir karena adanya perbedaan potensial antara kedua kutub, misalnya pada arus DC (Direct Current) arus mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif. Arus listrik di bagi menjadi dua jenis yaitu arus DC (Direct Current) dan arus AC (Alternating Current). Berikuti ini saya akan menjelaskan tentang dua jenis arus tersebut.


Arus DC (Direct Current)







Arus DC (Direct Current) merupakan arus searah yaitu arus yang mengalir secara searah dari kutub positif menuju ke kutub negatif. Namun, jika dilihat dari pergerakan elektronnya, arus electron itu bergerak darik kutub negatif ke kutub positif.


Arus DC (Direct Current) dapat dihasilkan dari battery dan juga dari arus AC (Alternating Current) yang sudah melewati diode rectifier untuk di searahkan. Contoh dari alat yang kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari antara lain, laptop, HP, senter, termasuk kendaraan yang kita gunakan seperti motor dan mobil yang sistem kelistrikannya menggunakan arus DC (Direct Current), dan lain sebagainya.


Arus AC (Alternating Current)






Arus AC (Alternating Current) merupakan arus bolak balik yaitu pergerakan elektronnya bolak balik. Arus AC (Alternating Current) yang dari PLN yang bias akita gunakan dirumah – rumah yaitu arus yang berteganagn 220 VAC dengan frekuansi 50 Hz. Frekuensi disini adalah jumlah 1 kali gelombang sinus yaitu 1 bukit dan 1 lembah perdetik, jadi dapat dihitung 50 kali dalam 1 detik. Frekuensi tidak hanya berbentuk geolmbang sinus, ada 4 jenis frekunsi antara lain, Sine Wave/Gelombang Sinus, Triangle Wave/Gelombang Segi Tiga, Square Wave/Gelombang Segi Empat, dan Sawetooth Wave/Gelombang Gerigi.


Arus listrik AC (Alternating Current) juga di bagi menjadi dua yaitu 1 phase dan 3 phase. Arus listrik 1 Phase adalah jaringan listrik yang hanya menggunakan 2 kabel penghantar yang kabel yang pertama sebagai kabel phase (L) dan kabel yang kedua sebagai kabel neutral (N).  Umumnya listrik 1 phase bertegangan 220 - 240 Volt yang digunakan banyak orang. Dan yang yang kedua yaitu arus listrik 3 Phase adalah jaringan listrik yang menggunakan tiga kabel Phase (R,S,T) dan satu kabel neutral (N) atau sering dibilang kabel ground. Menurut istilah arus listrik 3 Phase terdiri dari 3 kabel bertegangan listrik dan 1 kabel neutral. Umumnya listrik 3 Phase bertegangan 380 Volt yang banyak digunakan Industri atau pabrik.


Comments